Wasapda! Pemerintah Akan Blokir IMEI HP Black Market Tahun 2020

Wasapda! Pemerintah Akan Blokir IMEI HP Black Market Tahun 2020

Menurut Kamu punya smartphone canggih itu termasuk kebutuhan untuk penuhi perlengkapan kantor, gak? Kalau iya jenis smartphone seperti apa sih yang masuk katagori perlengkapan kantor? Hmm.. tapi yang jelas apapun jenisnya, untuk perlengkapan kantor belinya di AXIQoe.com aja ya?

Nah, Kamu tau kan kalau pemerintah Indonesia mulai memberi perhatian lebih untuk smartphone yang dibeli di luar negeri atau black market? Nah, mulai sekarang Kamu harus hati-hati nih untuk beli smartphone bukan di konter resmi di Indonesia. Ya, walaupun harganya lebih menggiurkan karena murah, tapi kalau nanti Kamu kerepotan di akhir lebih baik engga yaa.

Smartphone canggih untuk perlengkapan kantor emang paling dicari oleh para pekerja muda agar aktivitasnya lebih efisien. Hingga akhirnya mereka lupa kalau ada banyak hal yang harus diperhatikan sebelum membeli smartphone selain di kantor resmi Indonesia. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian, R. Janu Suryanto, jika keberadaan smartphone yang dibeli dari luar negeri dan tidak memiliki garansi resmi akan kena blokir. Kebijakan ini akan resmi dijalankan di Indonesia per April 2020. Peraturan tentang pemblokiran ponsel black market lewat International Mobile Equipment Identity (IMEI).

Baca Juga: Sudahkan Iphone Kamu Menggunakan IOS 13?


Saat ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah mensinkronisasi data 1,4 miliar IMEI yang dimiliki dengan data yang telah dikumpulkan dari Global System for Mobile Association (GSMA). Tapi, sebelum itu apasih sebenernya IMEI?

IMEI ternyata mirip dengan identitas smartphone yang dikeluarkan oleh GSMA itu sendiri. IMEI terdiri dari 15 digit nomor desimal unik yang berbeda-beda. Fungsi dari 15 digit nomor tersebut diperlukan sebagai bukti untuk mengidentifikasi alat dan atau perangkat telekomunikasi yang tersambung ke jaringan telekomunikasi bergerak seluler.

Jadi, dengan disahkannya peraturan ini dalam waktu enam bulan saja akses jaringan smarthphone black market akan dibatasi. Hal ini terkait proses sinkronisasi yang membutuhkan waktu, karena tidak menutup kemungkinan data yang dikirimkan GSMA akan bertambah jumlahnya.

Smartphone yang Kamu gunakan untuk perlengkapan kantor gak dibeli di black market kan? Sudah paling benar memang beli smartphone itu di AXIQoe.com karena selain aman juga bergaransi!

Berdasar informasi yang didapatkan dari Kompas.com, KompasTekno mendapatkan pesan singkat dari Pak Janu, bahwa peraturan ini bertujuan untuk memerangi perangkat Handphone, Komputer genggam, Tablet (HKT) yang dijual tidak sesuai aturan tata niaga. Dan tambahnya, selain smartphone black market, peraturan ini berpengaruh pada smartphone milik Warga Negara Asing (WNA). Namun, para WNA ini mendapat keringanan dong, di mana smartphone mereka tetap dapat terhubung ke jaringan seluler jika menggunakan layanan roaming dan WiFi.

Baca Juga: Berikan Kemanan Lebih, Whatsapp Kenalkan Fitur Fingerprint


Namun, balik lagi jika WNA berada di Indonesia dalam jangka waktu yang tidak sebentar, sebaiknya WNA tersebut melaporkan nomor IMEI yang tertera di smartphone mereka agar bisa segera dibantu pengaturan ulang menggunakan kartu SIM lokal di Indonesia. 

Menurut Janu, dikutip melalui kompas.com, aturan pemblokiran IMEI ini juga turut berpengaruh loh pada smartphone curian. Pengguna yang melaporkan kehilangan smartphone dapat memblokir akses jaringannya tersebut. Hal itu tertulis dalam Peraturan Menteri (Permen) Komunfo Nomor 11 Tahun 2019.

Pemerintah berusaha untuk melindungi warganya dari hal-hal yang tidak diinginkan kedepannya. Yuk, dukung dengan beli perangkat di toko resmi di Indonesia. Kalau Kamu beli di AXIQoe.com bisa dipastikan keaslian dan keamanannya, deh!

What's your reaction?

Leave a reply